MASSACHUSETTS – Peru secara dramatis memenangkan pertandingan terakhir Grup B Copa America Centenario kontra Brasil Gillette stadion, Massachusetts, Minggu (2016/06/12) waktu setempat, Senin (13/06/2016) WIB. Gol bau handball Raul Ruidiaz membawa Peru menang 1-0 dan melaju ke perempat final, sementara Brasil tersingkir karena hanya finis di posisi tiga.

Game ini sebagai permainan hidup dan mati bagi kedua tim. Kedua mengumpulkan empat poin di kedua dan ketiga Grup B, akan mengantar kemenangan di salah satu tim untuk perempat final lolos menemani kelompok juara Ekuador mengalahkan Haiti 4-0.

Brasil memenangkan pemain mendominasi pertandingan sejak babak pertama. 65 persen dari kepemilikan mereka dan mampu menciptakan beberapa peluang.

Filipe Luis, Gabriel dan William benar-benar mampu mengarahkan tendangan off ke gawang Peru. Tapi apiknya penampilan kiper yang selalu menemani Pedro Gallese skor kacamata menghiasi babak pertama.

Di babak kedua, Brasil terus tekanan yang Peru masih sulit untuk memecahkan barikade pertahanan lawan. Pada menit ke-64, Peru membuat pergantian di lini serang dengan menarik Edison Flores Raul Ruidiaz.

Strategi ini efektif. Sebelas menit kemudian, 25 tahun mencetak gol setelah memanfaatkan umpan silang dari sayap kanan.

Tujuan sehingga perdebatan. Dalam tayangan ulang, bola tampaknya Ruidiaz tangan sebelum meluncur ke gawang. Wasit Andres Cunha meminta waktu untuk berunding dengan resmi dan akhirnya dinyatakan valid. Brasil merobek protes meskipun keputusan pengadilan tidak dapat ditantang.

Setelah jatuh di belakang, mengamuk langsung Brasil dengan menciptakan beberapa peluang oleh Dani Alves. Tapi sekali lagi Gallese terlihat halus dengan cara yang membuat gawang tetap perawan.

Sampai meniup peluit panjang, skor tidak berubah untuk kemenangan Peru. Hasil ini membawa mereka sebagai juara Grup B dengan tujuh poin, unggul dua angka dari Ekuador sebagai pelari . Sementara Brasil harus puas tempat ketiga dan dihilangkan.

catatan ini membuat Peru terus fase tradisi apiknya lapangan mengalahkan seperti pada sebelumnya dua edisi. Selanjutnya mereka akan menghadapi Kolombia yang menjadi runner-up Grup A.

Sementara kekalahan ini membuat Brasil menelan kinerja terburuk. Fas terdampar di kelompok pertama yang mereka alami di Copa America sejak tahun 1987.

tim
Brazil:
Becker, Alves, Miranda, Gil, Luis Elias, Lima, Augusto, Willian, Coutinho, Gabriel (Hulk’72)

Peru
Gallese, Rodriguez, Trauco, Ramos Balbin (Yotun’46), Polo, Cueva (Tapia’90), Vilchez, Flores (Ruidiaz’64), Guerrero